Dari Reaktif ke Strategis: Mengapa AI Agent Akan Mengubah TDIR

Operasi keamanan siber sedang mengalami perubahan besar. Selama ini, banyak organisasi masih mengandalkan sistem SIEM (Security Information and Event Management) dan alat SOC (Security Operations Center) tradisional yang bersifat reaktif. Sistem ini membanjiri tim keamanan dengan ribuan alert, yang semuanya harus dianalisis secara manual. Akibatnya, banyak waktu habis hanya untuk memilah notifikasi, bukan untuk menangani ancaman yang benar-benar penting.

Platform keamanan modern yang didukung agentic AI mengubah cara kerja ini secara drastis. Dengan AI agent, respons terhadap ancaman menjadi lebih cepat, waktu pengambilan tindakan berkurang, dan tim keamanan bisa bekerja secara proaktif, bukan hanya bereaksi setelah serangan terjadi.


Pandangan Gartner: Agentic AI adalah Pengubah Permainan untuk TDIR

Gartner® baru-baru ini menyebut agentic AI sebagai kemampuan kunci dalam generasi terbaru platform Threat Detection, Investigation, and Response (TDIR). Dalam laporan berjudul “Agentic AI Integration Will Separate TDIR Platform Winners and Losers”, Gartner memprediksi bahwa pada tahun 2028, setengah dari platform TDIR terdepan akan mengadopsi agentic AI secara penuh.

Berbeda dengan alat keamanan konvensional yang menunggu perintah manusia, agentic AI dapat merencanakan dan memulai tindakan secara mandiri. Tujuannya adalah mempersempit “celah waktu serangan” sehingga ancaman bisa dihentikan lebih cepat sebelum berdampak besar.

Menurut Gartner, ada empat manfaat utama agentic AI:

  1. Deteksi ancaman secara otomatis

  2. Respons insiden yang jauh lebih cepat

  3. Threat hunting yang proaktif

  4. Mengurangi kelelahan analis (analyst burnout)

Gartner juga menyarankan vendor keamanan untuk beralih ke pendekatan automation-first dan merancang ulang pengalaman analis agar lebih jelas, terpercaya, dan siap bertindak secara real-time.


Mengapa Ini Penting bagi Pemimpin Keamanan

Bagi pemimpin keamanan seperti CISO, perubahan dari reaktif ke proaktif bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Agentic AI membantu mengatasi alert fatigue dengan mengotomatiskan pertahanan berbasis hasil (outcome-based defense). Waktu respons menjadi lebih singkat dan akurasi meningkat.

Selain itu, agentic AI memperluas cakupan keamanan tanpa harus menambah jumlah staf. Dengan ringkasan kasus otomatis, prioritas risiko yang jelas, antarmuka bahasa alami, visualisasi data, dan insight siap presentasi, analis bisa fokus pada hal yang benar-benar penting.

Dari sisi bisnis, agentic AI memberikan ROI yang terukur. CISO mendapatkan:

  • Visibilitas real-time terhadap postur keamanan

  • Laporan dinamis yang mengaitkan investasi keamanan dengan dampak bisnis

  • Koneksi jelas antara aktivitas SOC dan strategi tingkat direksi

Dengan metrik, pemodelan, dan prediksi dalam satu platform, lebih mudah untuk membenarkan anggaran, menentukan prioritas perbaikan, dan menyampaikan progres kepada manajemen.


Exabeam Nova: Agentic AI untuk TDIR dalam Praktik

Exabeam Nova menghadirkan agentic AI secara nyata melalui enam AI agent yang bekerja terkoordinasi. Keenam agent ini mencakup deteksi, investigasi, hingga pelaporan untuk eksekutif, sehingga operasi keamanan menjadi lebih efisien dan berdampak.

Lima agent pertama (dirilis April 2025):

  1. Threat Scoring Agent
    Menganalisis pola perilaku dan konteks bisnis untuk menyoroti ancaman berisiko tinggi dan mengurangi noise.

  2. Investigation Agent
    Membuat judul kasus, ringkasan, analisis ancaman, dan langkah selanjutnya secara otomatis untuk mempercepat triase.

  3. Analyst Assistant Agent
    Asisten chat kontekstual di Threat Center yang membantu analis menjawab pertanyaan dengan cepat.

  4. Search Agent
    Mendukung pencarian dengan bahasa alami di berbagai sumber data dan bahasa, tanpa perlu kode atau EQL.

  5. Visualization Agent
    Mengubah hasil pencarian menjadi grafik dan dashboard untuk melihat tren dan menyampaikan temuan dengan mudah.

Agent keenam (dirilis Juli):

  1. Advisor Agent
    Memberikan ringkasan harian tentang postur keamanan, cakupan MITRE ATT&CK, celah deteksi, serta rekomendasi tindakan.

Keenam agent ini terintegrasi dalam New-Scale Security Operations Platform, menyederhanakan proses TDIR dan membantu tim fokus pada ancaman prioritas tinggi dengan hasil yang terukur.


Advisor Agent: Dirancang untuk CISO

Advisor Agent memberikan level insight baru bagi pemimpin keamanan. Terintegrasi dalam Outcomes Navigator, agent ini menjawab pertanyaan strategis seperti:

  • Di mana titik kelemahan kita?

  • Seberapa besar peningkatan keamanan kita?

  • Apa langkah terbaik selanjutnya?

Advisor Agent membantu CISO untuk:

  • Menyusun roadmap strategis berbasis data

  • Melakukan analisis what-if untuk melihat dampak perubahan

  • Mengubah metrik teknis menjadi laporan siap direksi

  • Melacak peningkatan keamanan setiap hari

Organisasi yang menggunakan Exabeam Nova melaporkan waktu investigasi 5 kali lebih cepat dan produktivitas analis meningkat hingga 80%.


Melihat ke Depan

Agentic AI akan menjadi fondasi utama operasi keamanan modern. Dengan enam AI agent yang mengotomatiskan triase, memperkaya investigasi, mendukung strategi, dan membantu pengambilan keputusan eksekutif, Exabeam Nova membantu SOC bertransformasi menjadi aset strategis bisnis.

Jika Anda ingin menyelidiki ancaman lebih cepat, membuktikan nilai investasi keamanan, dan meningkatkan peran SOC, sekarang adalah saat yang tepat untuk memimpin dengan AI agent. Dari meja analis hingga ruang direksi, Exabeam Nova memungkinkan tindakan yang cepat, tepat, dan berdampak.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan exabeam indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi exabeam.ilogoindonesia.com untuk informasi lebih lanjut!